Pada 1 Juni kali ini semua warga Indonesia tengah merayakan hari lahirnya Pancasila. Pemilihan tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila karena memang pada tanggal ini lah muncul sebuah pidato berisi lima dasar negara yang pertama kali dikemukakan oleh presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI yang diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat. Selain diperingati sebagai hari lahir Pancasila, pada tanggal 1 Juni juga terdapat banyak momen bersejarah di dunia sepak bola Indonesia. Untuk lebih jelasnya simak yang berikut ini.

Klub Pertama Sumatera

Sepak bola pertama kali diperkenalkan oleh para orang Belanda yang kala itu sedang menjajah Bumi Pertiwi. Berdasarkan catatan sejarah yang berjudul ‘Duct East Indies, Football History’ yang dilansir dari laman The Rec Sport Soccer Statistic Foundation (RSSSF), ada sebuah klub sepak bola pertama yang lahir di Sumatera bernama Oostkust Sport Club Sumatera (OSCS). Berdasarkan catatan tersebut, klub yang berdomisili di kota Medan itu lahir pada 1 Juni 1899 yang lalu.

Timnas Indonesia Rebut Perunggu

Pada 1 Juni 1958 Timnas Indonesia mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan merebut medali perunggu di Asian Games 19589 Tokyo, Jepang. Tergabung di Grup B bersama dengan Myanmar dan India, Timnas Indonesia memenangi semua laga babak penyisihan grup masing-masing dengan skor 2-1 dan 4-2. Hasil itu membuat Indonesia lolos ke babak perempat final, dan harus bertemu dengan Filipina. Timnas Indonesia berhasil melanjutkan penampilan apiknya dan menang dengan skor 5-2. Namun sayangnya di babak semi-final mereka harus mengakui kekuatan Taiwan, dan gagal lolos ke babak final. Di perebutan tempat ketiga Timnas Indonesia kembali bertemu dengan India, dan kali ini mereka menang dengan skor 4-1.

Rusuh Bandung Raya vs Persija Jakarta

Kemudian peristiwa bersejarah lainnya adalah terjadinya kerusuhan pada pertandingan Bandung Raya melawan Persija Jakarta di Stadion Siliwangi, Bandung pada 1 Juni 1995 yang lalu. Kerusuhan itu terjadi karena wasit yang memimpin jalannya pertandingan memberikan hukuman tendangan tak langsung di dalam kotak penalti setelah kiper Persija menangkap bola backpass. Terkait hukuman tersebut, kubu Persija melakukan protes dan para penonton tak mampu menahan amarahnya dengan melemparkan benda apa pun di luar stadion. Meskipun sempat diwarnai kericuhan, namun pertandingan tetap berjalan dan laga dimenangkan oleh Bandung Raya dengan skor 3-1. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai berita sepak bola dan bermain Joker123, langsung saja klik Genericcialisordercialisumyv.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *